2015-10-21: WRTG: NYMEX Light Sweet Crude: $45.89 (-1.37)
2015-10-21: WRTG: ICE Brent: $48.61 (-1.85)
2015-10-21: WRTG: RBOB Gasoline NY Harbor: $1.2514 (-0.0766)
2015-10-21: WRTG: Heating Oil NY Harbor: $1.4491 (-0.0475)
2015-10-21: WRTG: NYMEX Natural Gas: $2.442 (0.012)
2016-02-11: OPEC: Daily Basket Price: $25.21
Rabu, 17 Januari 2018

Berita

LISTRIK

“Gerakan” Menerangi Seluruh Indonesia

JAKARTA – Saat rapat dengan para pengembang listrik swasta (Independent Power Producer/IPP) dan PT PLN (Persero), pagi tadi, Kamis (3/3), Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengajak kepada seluruh perusahaan pengembang listrik swasta dan PT PLN (Persero) untuk Melihat Program Pembangunan Listrik 35.000 MW bukan sekedar Sebuah projek semata, namun pembangunan Listrik harus disikapi sebagai Sebuah movement atau gerakan. Gerakan untuk menerangi seluruh Indonesia, merupakan gerakan bersama yang melibatkan seluruh instansi-instansi terkait secara menyeluruh.

“Saya tekankan kepada seluruh yang hadir, program 35.000 MW ini bukan project, bukan program tapi this is movement, movement yang melibatkan, mengajak gerakan semua potensi. Pemerintah Pusat dari mulai ESDM, Keuangan, Bapenas, Kementerian LH, Mendagri karena menyangkut sampai pemda-pemda juga dengan Menteri Agraria, begitupun koorporasi dengan PLN, Pertamina, PGN BUMN semuanya harus terlibat IPP bahkan sampai para penyedia jasa konstruksi semuanya harus bergerak untuk mencapai slogan itu,” ujar Sudirman.

Movement itu lanjut Sudirman, disupport oleh semua element dan jika semua instansi dan unsur terkait dapat disiplin, saling mengecek progress dan jika ada kendala dan masalah dapat diselesaikan secara bersama-sama, maka tidak ada alasan untuk pesimis dengan keberhasilan program 35.000 MW ini.

Program 35.000 MW ini harus terus di review dan dikawal dengan tepat karena gagal atau keberhasilan program ini betul-betul sangat berpengaruh pada pembangunan ekonomi kedepan dan juga kesejahteraan masyarakat . “Kita tau semua listrik itu adanya di hulu dari seluruh sektor pembangunan ekonomi. Tanpa listrik, tanpa energi yang baik maka niat-niat mulia untuk membangun infrastruktur, pendidikan dan kesehatan serta seluruh kegiatan untuk kesejahteraan masyarakat akan terhambat,” imbuh Sudirman lagi. (SF)

PDFCetakE-mail