2015-10-21: WRTG: NYMEX Light Sweet Crude: $45.89 (-1.37)
2015-10-21: WRTG: ICE Brent: $48.61 (-1.85)
2015-10-21: WRTG: RBOB Gasoline NY Harbor: $1.2514 (-0.0766)
2015-10-21: WRTG: Heating Oil NY Harbor: $1.4491 (-0.0475)
2015-10-21: WRTG: NYMEX Natural Gas: $2.442 (0.012)
2016-02-11: OPEC: Daily Basket Price: $25.21
Jum'at, 15 Desember 2017

Inspektorat Jenderal

lnspektorat Jenderal berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral. lnspektorat Jenderal dipimpin oleh lnspektur Jenderal.


Susunan Organisasi

lnspektorat Jenderal terdiri atas:

a. Sekretariat lnspektorat Jenderal;
b. Inspektorat I;
c. Inspektorat li;
d. lnspektorat Ill;
e. Inspektorat IV; dan
f. Inspektorat V.

SASARAN

  1. Terselenggaranya pelaksanaan tugas umum pemerintah dan pembangunan secara lancar dan tepat.
  2. Terwujudnya ketertiban administrasi dan ketaatan pada peraturan perundang - undangan yang berlaku dan tercapainya efisiensi, efektifitas serta keekonomian dalam setiap pelaksanaan tugas pokok dan fungsi serta pengelolaan sumber daya.
  3. Terwujudnya pengawasan melekat yang dilandasi oleh rasa tanggung jawab pada setiap jenjang organisasi sebagai tulang punggung pengawasan.
  4. Terselenggaranya sistem pengawasan dan sistem informasi pengawasan yang berdaya guna serta didukung oleh tersedianya sarana dan prasarana yang memadai.
  5. Terciptanya aparatur pemerintah yang akuntabel, profesional, kreatif, jujur, bersih, bebas dari KKN.

STRATEGI

  1. Mengoptimalkan pemeriksaan reguler dan pemeriksaan khusus.
  2. Meningkatkan perhatian dan tindak lanjut terhadap hasil pengawasan aparat pengawasan ekstern dan pengaduan / pengawasan masyarakat.
  3. Menerapkan penghargaan dan hukuman untuk berfungsinya pengawasan melekat.
  4. Mengoptimalkan program-program pengembangan SDM, pengembangan sistem pengawasan, pengembangan sarana dan prasarana pengawasan.
  5. Meningkatkan pengawasan sejak tahap perencanaan sampai dengan pemanfaatan hasil kegiatan.

KEBIJAKAN

  1. Mengutamakan program pemeriksaan pada kegiatan berskala nasional dan stategis, rawan kebocoran dan penyimpangan, pelayanan kepada masyarakat, serta hal-hal lain yang menjadi perhatian pimpinan.
  2. Meningkatkan sanksi dan pelaksanaan tindak lanjut hasil pengawasan baik intern maupun ekstern.
  3. Meningkatkan pengetahuan aparatur pengawasan fungsional mengenai karakteristik sektor energi dan sumber daya mineral
  4. Meningkatkan penyertaan aparatur pengawasan fungsional pada kegiatan diklat dan litbang.
  5. Mengembangkan sistem pengawasan dan sistem informasi pengawasan sejalan dengan kemajuan IPTEK.
  6. Meningkatkan pengawasan buril.
  7. Meningkatkan koordinasi dan sinergi pengawasan.
  8. Mengembangkan sarana dan prasarana.